Monday, October 20, 2008

Pantas dan tidak terpantaskan untuk yang lain

Satu kata sejuta makna
aku pikir satu kata cukup untuk membuat seorang anak manusia menderita , senang , gembira , sedih , suka , duka dan terserah makna apalagi yang bisa di gambarkan dari satu kata laknat itu . opss, laknat? aku tidak menghukum kata itu sebaga laknat tapi kebanyakan manusia menyebutnya begitu .

Aku sekarang merasakan sebuah erbedaan besar dalam hidupku . Sebuah komitmen yang mungkin dulu sempat aku kucilnya dari salah satu prinsip hidup ku , tapi kenapa aku sekarang di buat menjadi sebuah sosok yang lain dari seorang aku ? apakah karena kata itu ?

Kenapa aku jadi begini ? aku sudah berniat untuk melupakan demi kesenangan di masa nanti , aku sudah berniat untuk tidak memikirkan demi masa senangku nanti dan aku sudah berniat untuk menghilangkan demi kehidupan ku nanti . sebuah kata laknat yang sekarang aku pun menghukumnya sebagai kata laknat .

Tapi aku pikir, kata itu bisa membuat kebahagiaan yang kita cari selama ini . Kenapa kita sekolah dan kuliah ? apakah untuk mencari kerja ? namun aku pikir kenapa para manusia bekerja ? ujung nya hanya pada di satu kata laknat itu . Pemikiran itu aku temukan di saat aku merasakan sebuah pahitnya dari satu kata laknat itu .

Sekarang aku merasakan pahitnya tapi aku harap di waktu nanti aku akan merasakan sisi manisnya dari kata laknat itu sendiri . Aku sekarang merasakan keanehan yang sangat mendalam dalam diriku , aku menemukan sosok lain dari diriku ini setelah merasakan itu . semua hal yang aku alami selama dalam hidupku , aku ga tau bagaimana nasib diriku ini . rasa ini mungkin bakal menghantui karena aku merasakan pahitnya kata itu dari diri sendiri .

Sendiri tapi aku tidak berniat untuk sendiri dan semua itu hanyalah kepalsuan hidup . Dari sebuah kata yaitu cinta




No comments: